+6221 - 88385761 / +62821 2255 5339       admin@purnamalab.com
Purnamalab News Update

Langkah Mudah Mengelola Sampah Organik dan Anorganik

February 7th, 2025

Sampah merupakan masalah yang tak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Salah satu langkah penting dalam pengelolaan sampah adalah memisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah Organik

Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup, seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan, daun, dan ranting. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, pupuk organik yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Cara Mengelola Sampah Organik:

  1. Kumpulkan sampah organik: Pisahkan sampah organik dari sampah anorganik dan sampah berbahaya.

  2. Siapkan wadah: Siapkan wadah yang memiliki tutup dan lubang ventilasi untuk tempat sampah organik.

  3. Lakukan pengomposan: Masukkan sampah organik ke dalam wadah dan biarkan selama beberapa minggu hingga terurai menjadi kompos. Anda bisa menggunakan metode pengomposan sederhana sepertiTakakura atau dengan bantuan cacing.

  4. Manfaatkan kompos: Kompos yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pupuk untuk tanaman di kebun atau pot.

Sampah Anorganik

Sampah anorganik adalah sampah yang tidak berasal dari makhluk hidup, seperti plastik, kertas, logam, dan kaca. Sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang berguna.

Cara Mengelola Sampah Anorganik:

  1. Kumpulkan sampah anorganik: Pisahkan sampah anorganik berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas, logam, dan kaca.

  2. Bersihkan sampah anorganik: Bersihkan sampah anorganik dari sisa-sisa makanan atau kotoran.

  3. Daur ulang sampah anorganik: Bawa sampah anorganik ke tempat daur ulang atau bank sampah.

Manfaat Mengelola Sampah Organik dan Anorganik

Mengelola sampah organik dan anorganik dengan baik memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Mengurangi pencemaran lingkungan: Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, baik tanah, air, maupun udara.

  • Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat: Lingkungan yang bersih dan sehat akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

  • Menghemat sumber daya alam: Daur ulang sampah anorganik dapat menghemat penggunaan sumber daya alam yang terbatas.

  • Meningkatkan nilai ekonomi: Sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang memiliki nilai ekonomi, dan sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang bernilai jual.

Tips Tambahan

  • Biasakan untuk selalu memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah.

  • Ajarkan cara mengelola sampah organik dan anorganik kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar.

  • Dukung program-program pengelolaan sampah yang diselenggarakan oleh pemerintah atau organisasi masyarakat.

Dengan mengelola sampah organik dan anorganik dengan baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Berita & Gallery Berkaitan

January 5th, 2026 Hero Image

WANTED: SALES EXECUTIVE!

WANTED: SALES EXECUTIVE! 🚀PURNAMALAB lagi cari kamu yang jago dan hobi networking!... 

August 5th, 2025 Hero Image

Purnamalab Wara-Wiri di Kabupaten Boyolali

Halo rekan smartKali ini tim Purnamalab hadir di Kabupaten Boyolali.Purnamalab hadir... 



Kontak Kami

  • Kontak 1

    Admin 2

  • Kontak 2

    Admin 1